Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.12220 0.14%
GBPUSD 1.24310 0.07%
AUDUSD 0.70090 0.27%
NZDUSD 0.67290 0.13%
USDJPY 107.940 -0.19%
USDCHF 0.98720 -0.20%
USDCAD 1.30500 -0.04%
GOLDUD 1426.600 -0.29%
COFR AUG19 799027 -1.40%
USD/IDR 13960 -0.11%

Fokus Crude Oil:

      1. Trump dapat mengenakan kembali tarif ke China jika dia mau.
      2. Pasokan minyak mentah AS turun lebih besar dari yang diperkirakan.



Kamis, 18 Juli 2019 - Harga minyak pada perdagangan pagi ini terpantau bearish, bergerak di kisaran harga IDR 785,000 - 799,000 per barel. Meski minyak mendapat dukungan dari turunnya stok minyak AS, namun tekanan datang dari pernyataan Trump untuk mengenakan kembali tarif ke China jika dia mau. Pernyataan ini memicu kekhawatiran akan memanasnya kembali perang dagang yang sempat mereda setelah Trump - Xi sepakat untuk melanjutkan negosiasi dagang.
Dalam laporan mingguan yang dirilis Energy Information Administration (EIA) kemarin malam menunjukkan persediaan minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir 12 Juli turun sebesar 3,116 juta barel. Penurunan ini lebih besar dari perkiraan pasar sebelumnya yang memprediksi akan terjadi penurunan sebesar 2,694 juta barel. Laporan dari EIA ini juga jauh melebihi yang dilaporkan oleh American Petroleum Institute (API) yang melaporkan stok minyak AS turun sebesar 1,401 juta barel.
Sementara itu Presiden Trump kemarin (17/7) memberikan pernyataan bahwa dia dapat mengenakan tarif tambahan sebesar 325 miliar dolar AS pada barang impor asal China jika dia mau, meskipun Trump berharap kesepakatan akan tercapai sehingga hal tersebut tidak perlu diberlakukan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, pada hari yang sama mengatakan bahwa tarif lebih lanjut akan menciptakan hambatan baru terhadap negosiasi yang saat ini sedang dilakukan oleh AS dan China.
Sebelumnya dalam pembicaraan setelah pertemuan G20 di Jepang akhir Juni lalu, Trump mengatakan dia akan menunda ancaman untuk mengenakan tarif tambahan 300 miliar dolar AS pada barang impor asal China, dan bahwa Xi telah setuju untuk membeli sejumlah besar barang pertanian AS sebagai gantinya. Namun hingga saat ini belum ada pembelian berskala besar untuk produk pertanian AS yang dilakukan China sejak pertemuan akhir Juni tersebut.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance 820,000 - 840,000 serta kisaran Support 765,000 - 745,000.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
19:30 USA - Continuing Jobless Claims (Jul 5) - 1.700M 1.723M
19:30 USA - Initial Jobless Claims (Jul 12) - 216K 209K
19:30 USA - Philadelphia Fed Manufacturing Survey (Jul) - 5.0 0.3
19:30 CAD - ADP Employment Change (Jun) - - -16K
20:30 USA - Fed's Bostic Speech - - -
22:30 USA - EIA Natural Gas Storage Change (Jul 12) - - 2.135%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER