Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18560 -0.13%
GBPUSD 1.30460 -0.08%
AUDUSD 0.71280 -0.07%
NZDUSD 0.66810 0.07%
USDJPY 104.730 0.10%
USDCHF 0.90460 -0.02%
USDCAD 1.31350 0.10%
GOLDUD 1901.490 -0.09%
USD/IDR 14630 0.14%

Fokus EURUSD:

      1. EURUSD kembali ke zona bearish
      2. Data zona Eropa sumbang sinyal beragam



Senin, 26 Oktober 2020 - Pagi ini, pasangan EURUSD terpantau berbalik koreksi dengan cenderung merespon suasana terkait pandemi dari dalam zona Eropa, setelah sebelumnya pada pekan kemarin berhasil memnfaatkan suasana pasar yang dalam nada optimis dan konfirmasi beberapa data utama dari Eropa. Kepercayaan konsumen tetap lemah di keseluruhan blok dan Jerman. Iklim Konsumen GfK Jerman berada di -3.1, sementara Keyakinan Konsumen Zona Eropa turun ke -16, level terendah dalam lima bulan. Di sisi lain, PMI Manufaktur Jerman dan Eropa secara singkat sesuai dengan ekspektasi dengan pembacaan masing-masing di zona ekspansif 58.0 dan 54.4. Sementara dari sektor jasa, PMI Jerman dan Eropa masih dirilis di zona kontraksi, dengan pembacaan masing-masing 48.9 dan 46.2.
Dengan beberapa negara Eropa memberlakukan kembali penguncian untuk mengendalikan gelombang kedua COVID-19, para analis menyatakan ancaman bagi EURUSD untuk menghadapi tekanan dari risiko resesi kedua. Langkah-langkah baru, yang paling keras sejak akhir penguncian nasional Mei, akan dimulai pada hari ini dan akan berlaku hingga 24 November. Selanjutnya, Spanyol telah menyetujui keadaan darurat dan mengumumkan jam malam nasional mulai pukul 11 malam hingga 6 pagi. Pembatasan penguncian baru berisiko melemahkan pemulihan ekonomi yang sudah rapuh dan memberi lebih banyak tekanan pada ECB, yang pada hari Kamis mendatang dijadwalkan menyampaikan kebijakannya untuk memberikan lebih banyak stimulus.
Pada saat penulisan, EURUSD berbalik terkoreksi dengan fokus zona support penting terdekat kini berada di areal 1.18000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.18600. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.19000 dan support terjauhnya di 1.17600.

AUDUSD – Harga terpantau berhasil rebound dari tekanan bearishnya di awal pekan dengan nada dovish risalah rapat RBA, untuk bergerak kembali menembus level 0.71000 di tengah lanjutan membaiknya suasana pasar yang menghempaskan daya tarik Dolar AS secara luas oleh optimisme seputar dukungan stimulus fiskal AS. Kendati demikian, halangan bagi harga masih cenderung perlu diantisipasi dan dikaitkan dengan pernyataan terbaru dalam risalah RBA dan oleh Gubernur RBA Philip Lowe yang mengonfirmasi lebih lanjut terkait arah bank sentral ke penurunan suku bunga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.71000 dan resistance di 0.71500.

GBPUSD – Sempat meroket hingga pertengahan pekan, pasangan GBPUSD perlahan kehilangan bahan bakarnya namun masih menjaga posisi harga di atas zona 1.30300. Harapan akan kemajuan dari negosiasi Brexit dan stimulus AS sempat berhasil bertindak sebagai katalis, namun investor masih berhati-hati dengan jumlah penularan virus COVID-19 yang meningkat di Inggris untuk menekan pihak berwenang memberlakukan skema lockdown penuh baru. Dari sisi data, Inggris melaporkan data inflasi September dan penjualan ritel yang bernada optimis dan cukup dinantikan respon positifnya terhadap harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.29900 dan resistance di 1.31000.

NZDUSD – NZDUSD secara luas menghiraukan tekanan dari rilis data inflasi dari dalam Selandia Baru dan pembaruan sentimen minat risiko pasar yang secara dramatis telah mereda menyusul perkembangan dari sejumlah tajuk bergulir utama global. Angka CPI QoQ untuk kuartal ketiga 2020 dirilis di 0.7%, di bawah ekspektasi ekonom di 0.9%. Lebih lanjut, secara tahunan, CPI YoY dirilis di angka 1.4%, masih meleset di bawah ekspektasi sebesar 1.7%. Di sisi lain, konfirmasi yang belum cukup dan lanjutan suasana dovish yang masih belum dikoreksi baik dari moneter dalam Selandia Baru, dan negara tetangganya Australia, masih menahan harga untuk meroket lebih jauh. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.66000 dan resistance di 0.67000.

USDCAD – Fluktuasi USDCAD selama sepekan masih terpantau berjuang di belakang tekanan yang dijaga oleh sejumlah tajuk utama global yang mempengaruhi kinerja harga minyak. Tekanan harga masih dapat dilacak dari rebound yang solid di sekitar harga minyak mentah global yang mendukung mata uang terkait komoditas - loonie atau Dolar Kanada. Di sisi lain, kinerja sektor ritel Kanadayang dirilis di angka pertumbuhan sebesar 0.4%, meleset dari ekspektasi pasar di pertumbuhan 1.1% dan 0.6% di periode sebelumnya, juga ikut menyetir fluktuasi harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.31200 dan resistance di 1.31700.

USDCHF – Ditutup merosot secara mingguan, pasangan USDCHF masih menyerap valuasi USD di pasar yang secara luas dipengaruhi tajuk kepastian stimulus dalam AS. USD sempat jatuh di seluruh papan harga masih dengan konfirmasi harapan terobosan negosiasi stimulus AS yang mendorong permintaan untuk aset berisiko. Optimisme investor sempat dipicu oleh Nancy Pelosi yang menunjukkan optimisme tercapainya kesepakatan sebelum hari pemilu. Lebih lanjut, Trump mengatakan bahwa dia bersedia menerima paket bantuan besar, mengindikasikan pengesahan tagihan $ 2.2 triliun yang didorong oleh Demokrat untuk melawan oposisi di partainya sendiri. Namun, aksi saling salah-menyalahkan dari para pemangku kepentingan masih membayangi kepastian. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.90300 dan resistance di 0.90900.

USDJPY – Jatuh kembali menembus zona psikologis di 105.000, USDJPY tak dapat mengelak dari tekanan luas yang disumbangkan oleh valuasi USD di papan pasar keuangan. Selain kekhawatiran akan virus dan ketegangan geopolitik, harapan Brexit yang lunak dan optimisme pasar terhadap stimulus AS juga dinilai kembali oleh pasar terhadap posisi safe-havennya di tengah masalah pelik. Sementara dari Jepang, sejumlah data yang dirilis masih di bawah ekspektasi pasar dan belum dapat mengonfirmasi pemulihan kuat yang sebelumnya diprediksi para pejabat moneter Jepang, juga ikut dimanfaatkan harga sebagai support untuk tidak jatuh lebih dalam. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 104.600 dan resistance di 105.000.


Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
21:00 USD - New Home Sales - 1025K 1011K
All Day NZD - Bank Holiday - - -

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter




ICDX MEMBER