Indikator Harga

Pembukaan % Perubahan
EURUSD 1.18510 0.19%
GBPUSD 1.32730 0.37%
AUDUSD 0.73040 0.19%
NZDUSD 0.69250 0.42%
USDJPY 103.810 -0.07%
USDCHF 0.91100 -0.09%
USDCAD 1.30890 -0.14%
GOLDUD 1869.460 0.15%
COFR 602900.000 -0.15%
USD/IDR 14140 0.00%

Fokus Crude Oil:

      1. Harga crude oil jatuh makin dalam hingga ke bawah zona Rp 500.000/barel
      2. Perang Rusia dengan Arab Saudi ditambah susutnya permintaan bahan bakar tekan harga minyak



Senin, 23 November 2020 - Harga minyak masih bergerak dalam penguatannya dan berada di areal Rp 600.000/barel. Kenaikan harga minyak dunia ini didukung oleh ekspektasi kembalinya permintaan minyak mentah karena salah satu vaksin yang telah melewati uji coba diyakini akan mendapatkan persetujuan penggunaan dari FDA AS (Food and Drug Administration) pada pertengahan Desember nanti.
Dengan disetujuinya vaksin COVID tersebut pada bulan Desember nanti, permintaan akan minyak mentah diharapkan dapat kembali naik, karena pembatasan transportasi dan mobilitas masyarakat dapat dikendurkan dan dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar fosil lagi.
Sementara itu, pertemuan OPEC+ yang akan diadakan pada akhir bulan ini dengan ekspektasi hasil pertemuan tersebut adalah perpanjangan kebijakan pemangkasan produksi selama 3 hingga 6 bulan ke depan. Pemangkasan tersebut diharapkan dapat mencapai hingga 2 juta barel per hari.
Harga minyak diperdagangkan dalam zona hijau dengan harga diperdagangkan di atas zona support Rp 590.000 dan resistance terdekat harga minyak berada di areal Rp 620.000. Support terjauhnya berada di areal Rp 570.000 hingga ke areal Rp 555.000. Resistance terjauhnya berada di areal Rp 650.000 hingga ke areal Rp 700.000/barel.

Data Ekonomi Harian

Jam Data Aktual Ekspektasi Sebelumnya
15:30 EUR - German Flash Manufacturing PMI - 56.0 58.2
21:45 USD - Flash Manufacturing PMI - 52.5 53.4

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter




ICDX MEMBER